Kamis, 17 Agustus 2017

Asal Usul Istilah Kopi

Menurut Wiliam H. Ukers dalam bukunya All About Coffe (1922) kata “kopi” mulai masuk ke dalam bahasa-bahasa Eropa sekitar tahun 1600-an. Kata tersebut diadaptasi dari bahasa Arab “qahwa”. Atau, mungkin tidak langsung dari istilah Arab tetapi melalui istilah Turki “kahveh”. Di Arab istilah “qahwa” tidak ditujukan untuk nama tanaman tetapi merujuk pada nama minuman. Malahan ada beberapa catatan yang menyebutkan istilah tersebut awalnya merujuk...

Selasa, 27 Juni 2017

Kopi Arabika

Kopi Arabika (Coffea arabica) diduga pertama kali diklasifikasikan oleh seorang ilmuan Swedia bernama Carl Linnaeus (Carl von Linné) pada tahun 1753. Jenis Kopi yang memiliki kandungan kafeina sebasar 0.8-1.4% ini awalnya berasal dari Brasil dan Etiopia. Arabika atau Coffea arabica merupakan Spesies kopi pertama yang ditemukan dan dibudidayakan manusia hingga sekarang. Kopi arabika adalah salah satu jenis komoditas kopi yang dihasilkan dari...

Minggu, 25 Juni 2017

Kopi, Dari Masa Ke Masa

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang banyak dibudidayakan oleh lebih dari 50 Negara.Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi...

Selasa, 04 April 2017

UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan

Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan diundangkan pada bulan Oktober 2014. UU ini menggantikan UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pengertian Perkebunan menurut UU ini adalah segala bentuk kegiatan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, sarana produksi, alat dan mesin, budidaya, panen, pengelolaan, dan pemasaran terkait tanaman perkebunan. Sementara Tanaman Perkebunan adalah segala jenis tanaman semusim atau...

Jumat, 17 Februari 2017

Tebu di Indonesia dalam Angka

Data yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) tahun 2016, menunjukkan bahwa sejak tahun 1967, dimana pada tahun 1967 luasan perkebunan rakyat (small holder) masih di angka 44.088 hectare atau sekitar 42,48% dari 103.773 hectare. Sementara perkebunan milik Negara mencapai 57% dan milik swasta hanya 1%. Dalam perjalanannya, luasan areal ini mengalami naik-turun, meskipun secara total luasan selalu mengalami kenaikan yang...

Selasa, 17 Januari 2017

Sejarah Perkebunan Tebu di Indonesia

Pada awalnya gula tebu dikenal oleh orang-orang Polinesia, kemudian menyebar ke India. Pada tahun 510 Sebelum Masehi, ketika menguasai India, Raja Darius dari Persia menemukan ”batang rerumputan yang menghasilkan madu tanpa lebah”. Seperti halnya pada berbagai penemuan manusia lainnya, keberadaan tebu sangat dirahasiakan dan dijaga ketat, sedangkan produk olahannya diekspor dan untuk menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Rahasia tanaman...